Tampilkan postingan dengan label iseng-iseng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iseng-iseng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Januari 2012

Kembali

Bismillah...

Akhirnya setelah hampir 10 bulan vakum menulis di blog pribadi ini, aku mencoba untuk kembali bercerita. Semoga apa yang aku tuliskan dapat memberikan manfaat, dan semoga coretan ini menjadi lebih bermakna.

Kamis, 31 Maret 2011

Menu hari ini... (2)

Kayaknya minggu ini aku lagi doyan belajar masak! Apa mungkin ada hubungannya dengan perkiraan dokter yang katanya anakku berjenis kelamin perempuan, gak tau juga deh... Tapi minggu ini hampir setiap hari aku nyobain menu-menu yang mudah dibuat. Selain tumis-tumisan, kemarin aku membuat sambel goreng kentang. Meskipun bumbunya agak beda dengan sambel goreng kentang pada umumnya, tapi menurutku sambel goreng kentang buatanku lumayan juga rasanya. Selain itu, aku juga membuat telor ceplok bumbu kecap seperti yang sering ibu buatkan untukku. Semalam aku memasak kembang kol goreng tepung kesukaan suamiku, ternyata rasa kembang kol yang manis dicampur dengan rasa tepung yang asin dan gurih menciptakan sensasi masakan kembang kol yang unik. Tadi pagi aku mencoba membuat perkedel kentang, meskipun rasanya juga agak aneh tapi enak! Aku lupa kalau masak perkedel tuh gak usah pake cabe, tadi maen ulek aja cabenya. Hasilnya perkedel dengan rasa agak pedas, tapi suamiku bilang enak. Hehe... ternyata memasak itu menyenangkan, meskipun capek tapi perasaan seneng dan bangga udah bisa menghasilkan sesuatu. Tidak sulit juga untuk belajar masak, asal ada kemauan segala macam bumbu bisa ditambahkan pada masakan meskipun rasanya akan jadi sedikit berbeda. Beda tipis laaahhhh... v(^.^)

Selamat memasak!!!

Senin, 28 Maret 2011

Menu hari ini...

Hmmmm... cuma pengen cerita aja. Semalem aku masak tumis baby kailan saos tiram dan tahu goreng tepung! Yummy... sampe suamiku minta nambah. Paginya karena tahu dan tepungnya masih ada, ku masak tumis tahu saos tiram dan tahu goreng tepung (lagi!!!). Ternyata masakanku lumayan juga, dan yang lebih bikin seneng suamiku bilang enak. Mudah-mudahan beneran dari hati, heeee... Masih amatiran sih, dengan bahan seadanya dan belum bisa dikreasiin macem-macem. Setidaknya udah mencoba dan berusaha jadi istri yang baik. Karena sebaik-baik seorang istri salah satunya adalah yang bisa masak, yang penting bisa masak, gak harus enak dan sempurna kan! heheeee...

Kamis, 24 Maret 2011

Sholat dan manajemen waktu manusia

Kalau dipikir-pikir, waktu sholat 5 waktu itu sesuai dengan jadwal atau rutinitas kita sehari-hari.
.
Waktu sholat shubuh, bikin kita bangun tidur tepat waktu. Setelah sholat bisa langsung siap-siap untuk bekerja, kuliah, atau sekolah. Habis shubuh juga baik untuk olahraga atau bantu-bantu ibu beresin rumah.
.
Waktu sholat dzuhur, pas banget dengan jadwal istirahat siang, kira-kira sekitar jam 12 siang. Setelah menunaikan sholat dzuhur, bisa langsung makan siang. Tapi ada juga yang mendahulukan makan siang karena belum datang adzan atau karena perut sudah terlalu berisik untuk minta diisi.
.
Waktu sholat ashar, biasanya jatuh sekitar pukul 3 dan 4 sore. Waktu tersebut merupakan waktu-waktu kita lelah atau mengantuk dalam bekerja, dengan mengambil wudhu lalu sholat, insyaAllah rasa lelah atau mengantuk bisa terobati. Buat anak-anak, waktu ashar juga bisa dilakukan setelah pulang sekolah atau setelah bangun tidur agar tidur siang tidak kebablasan. Bahkan waktu ini adalah jam pulang kantor bagi para Pegawai Negeri, jadi sebelum pulang sebaiknya sholat ashar dahulu agar hati tenang dan selamat di dalam perjalanan pulang.
.
Waktu maghrib biasanya datang sekitar pukul 6 sore menjelang malam. Ini adalah jam pulang kantor karyawan swasta pada umumnya, sama halnya dengan yang di atas, sebelum pulang sebaiknya sholat maghrib dahulu agar hati tenang dan selamat di dalam perjalanan pulang. Bagi pegawai yang lembur, sebaiknya istirahat sebentar untuk sholat sekalian meregangkan otot atau makan malam. Waktu ini juga membatasi anak-anak yang sedang bermain untuk segera pulang ke rumah, mandi kemudian berangkat ke masjid. Ada juga orang atau anak-anak yang mengisi waktu dengan mengaji setelah sholat maghrib hingga adzan isya datang.
.
Waktu isya, dilakukan di malam hari dengan jangka waktu yang cukup panjang. Waktu sholat isya juga bisa digunakan untuk mengucap syukur pada Allah atas rahmatNya kepada kita sepanjang hari. Meskipun sholat isya bisa dilakukan sebelum tidur, lebih baik dilakukan tepat pada waktunya.
.
Subhanallah, begitu tepatnya Allah menentukan waktu sholat. Sehingga waktu sholat dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk melakukan hubungan dengan Allah (habluminallah), tetapi juga dapat digunakan untuk rehat sejenak atau melakukan aktivitas lain yang bermanfaat. Kira-kira ada gak ya penelitian yang membuktikan bahwa ada pengaruh antara kebiasaan sholat tepat waktu dengan kemampuan manajemen waktu seseorang??
.
*gara-gara baca tweets-nya temen, jadi pengen nulis di blog... (izin share ya bro!)

Senin, 12 April 2010

di antara himpitan waktu

Hmmm... lama rasanya aku gak nulis di blog ini! Aku cuma pengen cerita aja kalo sekarang aku lagi super duper sibuk (heee... agak lebay!). Tapi beneran!!! Dengan 3 mata kuliah yang tersisa ditambah skripsi yang ditargetkan selesai semester ini juga, belum lagi kerjaan dan empat program yang aku pegang keuangannya. Investigasi Calon Hakim Agung, Renstra dan Blue Print Mahkamah Agung, Restatement Grosse Akta, dan Legal Survey.
.
Dibilang pusing, gak cukup pake kata "banget", lebih dari itu. Tapi aku bersyukur, setidaknya sedikit demi sedikit aku selesaikan meskipun terlalu lambat jika mengerjakan semuanya secara bersamaan. Sekali lagi, multi tasking! Yah, pendewasaan seseorang juga didapat dari proses ini. "Aku bisa, aku pasti bisa!" kalo kata iklan, tapi kalimat itu bikin aku semangat untuk ngejalanin semuanya meskipun perlahan-lahan.
.
InsyaAllah, Allah akan mengabulkan permintaan hambaNya yang mau berusaha dan berdoa... Semoga tulisan ini juga bisa menyemangati teman-teman yang bernasib sama denganku, ini bukanhal suatu hal yang buruk, tapi ini adalah proses pembelajaran yang tidak terasa justru akan meningkatkan kualitas diri kita.

Senin, 29 Maret 2010

Mati ataukah hanya tertidur???

Satu lagi pengalaman yang cukup membuatku berimajinasi tentang hal-hal yang menakutkan mengenai kereta...
.
Pagi itu seperti biasa aku berangkat kerja naik kereta dari stasiun Bogor. Seperti biasa juga, penumpang kereta selalu berebut masuk tanpa mendahulukan penumpang yang hendak keluar. Padahal begitu aku masuk kereta tanpa rebutan, masih ada bangku yang kosong. Ketika mau duduk, aku tak melihat ada sebentuk badan anak kecil yang tergeletak di bawah bangku yang tadinya akan kududuki. Akhirnya kuputuskan untuk duduk di seberang bangku itu, masih terlihat jelas badan yang meringkuk dengan tangan terlipat ke bahu. Beberapa orang yang baru naik kereta dan mau duduk juga melakukan hal yang sama, lebih baik mencari tempat duduk lain. Semakin lama, kereta semakin penuh terisi oleh penumpang. Akhirnya terpaksa seorang ibu beserta dua putrinya duduk di bangku tersebut, meskipun kaki mereka agak minggir agar tidak menyenggol si empunya badan.
.
Aku perhatikan badan di bawah bangku itu, kira-kira usianya 9-12 tahun. Kulitnya hitam dan kotor. Semakin aku perhatikan, aku semakin ngeri. Dari tubuhnya yang sejak tadi tidak bergerak, tidak terlihat juga dada yang naik-turun menandakan bahwa makhluk itu bernafas.
.
Tiba-tiba...
.
"Aaaa... Astaghfirullah... Astaghfirullah... Bangun dek!!!" Si Ibu yang duduk persis di atasnya kaget sekaligus takut karena tangan anak kecil yang tadinya terlipat ke bahu tiba-tiba terkulai dan mengenai kaki Si Ibu. Penumpang lain langsung saling melihat dan tak sedikit yang berkomentar kengerian. "Itu tidur atau apa ya??" celetuk Ibu yang duduk di sampingku. Aku juga ikut kaget dan mengerenyitkan kedua alisku... Ada seorang Ibu lain yang berani melipat kembali tangan anak kecil itu.
.
Kupejamkan mataku dan mulailah berkhayal yang justru membuat aku takut sendiri. Jangan-jangan anak kecil itu salah satu korban pemukulan di stasiun kereta api pada malam hari dan akhirnya terbunuh! Karena bingung mau dibuang kemana, pembunuh itu menaruhnya di kolong bangku kereta ekonomi. Sejak dari stasiun Bogor sampai stasiun Kota, badan itu pun tidak bergerak. Dan akhirnya ada salah seorang penumpang atau penjaga stasiun yang melaporkannya kepada pihak berwenang. Dan masuklah berita penemuan mayat di kolong bangku kereta ekonomi Jabodetabek di televisi dan surat kabar.
.
Fiuhh... itu cuma imajinasi yang menakutkan!!!
.
Ketika kubuka mata dan kuperhatikan kembali badan yang meringkuk itu, ternyata posisi badan itu sudah berubah! Sekarang badan itu terlentang, tidak lagi meringkuk. Kemudian matanya terbuka dan tangannya menggaruk-garuk kepala...
.
Ooohh... ternyata hanya tertidur!

Rabu, 03 Februari 2010

berapa ya umurku sekarang???

Kemaren ketemu temen lama, dia baru lulus dan diwisuda. Aku nanya-nanya rencana dia berikutnya... Dia bilang "gw gak nyangka umur udah 23! Gak sadar temen-temen gw udah pada nikah dan hamil". Heheee... Aku sih gak kepikiran, lha wong kadang aku lupa sama umurku sendiri! Pas aku bilang gitu, dia malah jawab "pernah waktu ngisi kuesioner, gw ngisi umur gw 18 tahun!". Ternyata lebih parah... Kenapa ya? Setelah umurku diatas 20 tahun, aku gak pernah inget umurku sekarang berapa. Kalo ditanya umur, pasti aku mikir dulu "tahun ini dikurangi sama tahun kelahiranku". Aku pikir cuma aku aja, taunya aku gak sendirian... Fenomena yang aneh!!!

Senin, 18 Januari 2010

PELANGI

Entah kapan terakhir ku melihatnya...
indaaahhhh... banget!!!
warna-warni itu...
yang sejak sekolah dasar tak pernah ku lupa.
me-ji-ku-hi-bi-ni-u

merah...
jingga...
kuning...
hijau...
biru...
nila...
ungu...

Hari ini akhirnya ku bisa menikmati lagi, betapa cerahnya sinar matahari setelah hujan,
dan indahnya langit dihiasi tujuh warna yang melengkung di atas bumi...

(heheee... agak lebay dan norak nih! kemaren waktu beli bakso di depan rumah (gak elit!), si abang bakso yang nunjukkin tu pelangi. waaahh... cuma bisa bilang SUBHANALLAH!!! baru kali ini aku bener2 menikmati indahnya pelangi. apalagi waktu itu bukan cuma satu pelangi, ada 2 pelangi! meskipun yang satunya lagi agak tipis2 gitu, tapi tetep keliatan qo lintasan warnanya... fiuhh, ternyata pelangi gak cuma ada di cerita dongeng aja.)

Jumat, 20 November 2009

cuma pengen cerita aja...

Bismillah...

Akhirnya,
setelah beberapa bulan tidak pernah mengutak-atik blog... menyibukkan diri dengan buku, kegiatan mengajar dan mengoreksi hasil lab mingguan... setelah sekian lama berkutat di depan komputer mengerjakan proyek kerjaan (dan proyek pribadi juga sih! hihihiii)...

Aku kembaliiiii!!!!

hhhhhhh... gak kerasa akhirnya aku bisa menyelesaikan tugas dengan baik meskipun masih harus banyak belajar, karena salah itu suatu bagian dari ketidaksempurnaan manusia. setiap kelelahan yang kurasa ternyata gak sia-sia, karena pasti ada kemudahan setelah kesulitan...

Ya Allah, semoga aku menjadi hambaMu yang selalu bersyukur...

Kamis, 27 Agustus 2009

Kesempurnaan makhluk Sang Maha Sempurna

"Betapa sempurna dirimu di mata hatiku..."

Ada yang bilang Allah menciptakan manusia dengan sempurna, Maha Sempurna hanya akan menciptakan makhluk yang juga sempurna. Jika ada makhluk-Nya yang memiliki cacat fisik maupun mental, maka itu adalah bagian dari kesempurnaan dirinya. Pasti ia memiliki suatu kelebihan atau prestasi yang tidak dimiliki manusia biasa...

Bukan dari fisik kita menilai seseorang, tapi dari apa yang telah ia perbuat...

Rabu, 03 Juni 2009

Dunia Pasca Kampus (versi risdie)

Ditulisan sebelumnya saya sudah memaparkan apa yang saya dapat dari seminar pasca kampus. Nah, sekarang saya mencoba untuk menceritakan rencana hidup saya setelah saya keluar dari kampus... (sebenernya sih berharap masih bisa di kampus, ngerasa belum siap menghadapi dunia pasca kampus! heheee...)

Hmmm…

Planning pertama, bekerja di lembaga pemerintahan. Kenapa? Sebenernya saya penasaran dengan dunia yang banyak dihindari oleh orang-orang yang takut “gak tahan” berada di ranah publik. Katanya sih, dulu para aktivis dakwah juga dilarang memasuki ranah ini. Namun dengan melihat kebutuhan sekarang, justru para aktivis dakwah sangat diperlukan mengisi pos-pos yang strategis dan menciptakan pemerintahan yang bersih. Tentunya untuk memasuki wilayah ini harus memiliki kompetensi keilmuan dan juga kekuatan iman (sanggup gak yaaaa....).

Planning kedua, menjadi seorang akademisi. Saya suka belajar dan mengajar. Mungkin ada keturunan juga kali ya dari kedua orang tua saya yang keluarganya mayoritas adalah pengajar. Setidaknya saya punya modal otak yang lumayan (hihihiiii!!! makasih ya pak, bu…) dan pengalaman pernah mengajar meskipun cuma sama temen2 dan privat ade tingkat. Tapi, untuk menjadi seorang akademisi pastinya memerlukan jenjang pendidikan yang tinggi (hal ini berkorelasi dengan biaya yang tinggi pula). Nah, sebenernya saya juga pengen nerusin S2 sih. Sempet ada kepengen ngambil jurusan Ekonomi Publik (kalo ada sih yang syariah sekalian…). Kalo udah punya modal ilmu ekonomi publik tapi ternyata gak jadi akademisi, ya ilmunya dipake buat masuk ke ranah publik tadi (heheheee…).

Planning ketiga, mau wirausaha aja… Sebenernya saya gak berbakat untuk jadi wirausahawan. Tapi kenapa saya tetap memasukkannya dalam rencana hidup? Pertama, Rasul juga mencontohkan untuk melakukan perniagaan. Kedua, udah banyak wirausahawan yang berhasil sehingga bisa mandiri secara financial. Selain itu ada sedikit keyakinan kalo saya punya bakat keturunan. Soalnya kedua orang tua saya adalah pebisnis diluar pekerjaan utama mereka, meskipun kecil-kecilan. Setidaknya kalo saya gak berniat bekerja di tempat lain, saya bisa nerusin usaha orang tua. Tiga buah ruko milik bapak dan satu buah kos-kosan punya ibu bisa jadi modal. Tapi karena keinginan terbesar saya adalah bekerja di pemerintahan, untuk menjadi wirausahawan saya simpan sebagai planning ketiga.

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaknya setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Al-Hasyr:18)

Allah menekankan agar kita memperhatikan kehidupan untuk hari esok baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Semoga dengan menuliskan sebagian dari rencana hidup ini membuat saya lebih bersemangat untuk mencapainya dan semoga Allah meridhoi apa yang telah direncanakan menjadi sebuat kenyataan.

Selasa, 02 Juni 2009

Dunia Pasca Kampus

Menjadi mahasiswa tingkat akhir tidak mudah, apalagi jika dikaitkan dengan dunia pasca kampus. Apa yang akan kita hadapi setelah keluar dari kampus, seperti apakah dunia pasca kampus itu... Kebetulan saya pernah mengikuti seminar pasca kampus, dan itu cukup membantu mempersiapkan diri menghadapi dunia pasca kampus.

Katanya sih, dunia pasca kampus itu dibagi menjadi tiga sektor. Pertama, sektor Publik. Yang masuk ke dalam sektor ini adalah para penyelenggara negara, seperti orang-orang yang bekerja di lembaga pemerintah (PNS kali yaaa...), termasuk para wakil rakyat yang duduk di DPR atau bahkan Presiden dan kabinetnya. Kedua, sektor Privat. Yang masuk ke dalam sektor ini adalah orang-orang yang bekerja di institusi yang berorientasi pada profit, misalnya pengusaha atau pegawai perusahaan swasta. Ketiga, yaitu sektor selain Publik dan Privat. Biasanya disebut sektor Ketiga. Orang-orang yang berada di sektor ini adalah orang yang bekerja di luar sektor Publik dan Privat. Contohnya akademisi, orang yang bekerja di lembaga sosial, parpol, atau LSM.

Nah, bagaimana kita memilih sektor apa yang pas dengan karakter diri...

Pertama2, gali bakat dan potensi yang kita miliki. Misalnya dengan menuliskan sifat2 utama kita, baik yang positif maupun yang negatif. Contoh: sifat kita adalah pekerja keras, mudah bergaul, tapi gak bisa kerja di bawah tekanan, boros, dll. Nah, kalo sifat2 kayak gini bisa aja mengarah ke rencana menjadi pengusaha. Trus kita lihat hobi yang kira2 bagus untuk dimasukin ke rencana kita. Contoh: hobi kita makan bakso, kalo punya kemauan kita bisa jadi pengusaha bakso (hehe...). Atau kalo hobi kita berorganisasi, apalagi yang banci tampil (maap..) bisa tuh dijadiin modal untuk masuk ke sektor publik. Kalau hobi kita ngasih les privat adek2 tingkat, itu bisa jadi modal untuk jadi pengajar.

Kalo punya prestasi tulis juga tuh, prestasi kan gak mesti yang dapet piala. Misalnya kita pernah menjadi ketua panitia atau ketua organisasi di kampus, berarti kita punya modal menjadi pemimpin. Kira2 data itu yang dibutuhkan untuk menentukan rencana ke depan. Dari semua yang kita tuliskan, bisa dibikin suatu kesimpulan. Misalnya: Rencana A menjadi dosen sekaligus pengusaha bakso di kampus (haha... kesimpulan yang aneh! tapi ini contoh kecilnya).

Udah siap merencanakan dunia pasca kampus kamu???

Rabu, 11 Februari 2009

cuma gara-gara STNK...

cerita ini dimulai ketika salah satu atasanku di tempat kerja meminta untuk ngurusin perpanjangan STNK motor milik lembaga, soalnya beliau mau ke luar kota. yang disiapin buat ngurus yaitu STNK, KTP asli ketua lembaga dan surat kuasa.

akhirnya aku berangkat pagi2 langsung dari kosan naek angkot ke SAMSAT DEPOK, yang ternyata jauh juga yaaaaa.... nyampe sana aku mampir ke tukang fotokopi untuk fotokopi KTP dan STNK. eh si abangnya bilang "BPKBnya mana?". Lah, pan aye kagak tau bang kalo kudu bawa BPKB... katanya sih harus bawa BPKB, kalo gak ya gak bisa. langsung aku telpon atasanku itu, heheee... ternyata BPKB ada di brankas yang kuncinya aku pegang sendiri! dasar... **hari pertama misi gagal

hari kedua aku coba dateng lagi ke SAMSAT DEPOK untuk melanjutkan misi perpanjangan STNK. semua udah dikopi, aku langsung masukin berkas dan ngantri di ruang tunggu. setelah kira2 setenagh jam nunggu, akhirnya aku dipanggi. tapi ternyata pemanggilan aku ini bukan untuk melanjutkan pembayaran pajak. tapi untuk bilang "mbak, berkasnya kurang surat keputusan pendirian dan domisili dari Kelurahan". tetewwww... kagak jadi lagi deh!!! akhirnya diriku pulang dengan muka sedih dan hati kesel... **hari kedua misi gagal kembali

hari ketiga aku berencana untuk membereskan semua-muanya, aku jabanin deh Kelurahan manapun! pokoknya kudu selesai sebelum atasanku pulang dari luar kota. lebih pagi dari biasanya aku berangkat ke tempat kerja, nyiapin berkas trus langsung ke Kelurahan Kukusan (yang katanya kalo UI masuk Kelurahan sana). naik bikun dan jalan kaki becek-becek gak naik ojek ke KuKel... sampe sana aku diterima dengan baik sama mbak-mbak Kelurahan. ternyata UI emang Kelurahan Kukusan, tapi sayangnya si mbak bilang "surat pengantarnya mana? kalo UI pake surat pengantar dari fakultasnya..." oowwww... hampir aja aku nangis di depan mbaknya!!! "yah mbak, ribet lagi dong ngurusnya! kalo pake surat keputusan pendirian aja bisa gak?". lalu si mbak menanyakan kepada yang lebih berwenang, dan ternyata bisa cuy!!! legaaaa.. tapi aku diminta fotokopi dulu. nah setelah selesai fotokopi aku diminta nunggu lagi buat pembuatan surat domisili. lagi-lagi... "mbak dari Fakultas Hukum ya??? aduh maaf saya gak liat asalnya... kalo Fakultas Hukum masuknya Kelurahan Pondok Cina!". ohhhh tidaaaakkk... jangan sampai misi ini gagal lagi!!! dengan terhuyung-huyung dan mata sudah hampir tak bisa menampung keinginan air mata ini untuk keluar aku berjalan kembali di atas jalanan yang becek. akhirnya aku gak tahan untuk sedikit menangis selama jalan kaki menuju halte bikun KuKel.

fiiuuuuhhh... ternyata penderitaan ini belum berakhir, Kelurahan Pondok Cina tuh jauuuuhhh banget dari jalan masuknya!!! selama perjalanan aku hanya bisa berdoa semoga Allah memudahkan pekerjaanku, hal positif yang bisa aku ambil adalah :satu-satunya yang bisa aku sebut hanyalah nama Allah, Dzat dimana aku bisa meminta dan memohon, satu-satunya Dzat yang bisa memberikanku pertolongan. sampe di Kelurahan PoCin, aku menunggu bersama ibu-ibu yang mau bikin surat keterangan kematian suaminya. waktu menunggu yang agak lama kugunakan untuk mengobrol dengan ibu-ibu bernama Ibu Syamsul yang ternyata seorang pemijit/pengurut. yang menarik dia mengakui kalo dia punya "ilmu", katanya sih turunan dari orang tua ibunya yang asli Banten dan dia memperoleh ilmu dari suaminya yang asli Dayak (huuu... seremmm!!!). tapi anehnya dia bisa bikin orang lain mudah mendapat kerja atau menjual tanah dengan harga tinggi, tapi dia gak bisa menggunakan ilmunya untuk "menarik" pembeli rumah yang ingin ia jual dengan harga tinggi. heheee... kejadian lucu lagi di Kelurahan PoCin, ada poster dari KPK dengan tulisan kira2 "melayani masyarakat adalah tugas kami pegawai negeri. apabila ada pungutan maka itu KORUPSI". tapi pas surat yang aku minta selesai dan aku hendak ngeloyor pergi, si masnya bilang "maaf mbak, ada uang kompensasi". laaaahhh... "bukannya gratis ya mas?" dengan soknya aku nanya gitu, hahahaaa... bilang aja kagak ada duit!!! eh alesannya dia buat uang kas. pas aku tanya "berapa emang?", si masnya jawab "terserah mbak". naaahhhh, nyang kayak begini nih yang bisa disebut korupsi kecil-kecilan... ya udah aku kasih uang aja seadanya pengennya sih sekalian bilang "maap ya mas uangnya sedikit aja biar dosa mas juga sedikit!!!!" hahahaaaa... **ngaco

selesai dari Keluharan PoCin sekitar jam setengah 12, nyampe SAMSAT paaaaasss banget adzan. ya loketnya lagi istirahat laaahhhh... ya udah karena merasa terpanggil, aku langsung menuju masjid kecil yang tempat wudhunya gak dipisah antara ikhwan-akhwat. untung masih sepi! habis sholat berjamaah aku sempat melirik ke sekitar masjid. wuuuiiiihhh... ternyata masjidnya full bo! malah sampe pada ngantri gantian sholat, nungguin di teras masjid. subhanalah, ini satu-satunya suasana yang bikin aku seneng ada di SAMSAT DEPOK!!!! habis sholat aku langsung masuk ke ruang tunggu untuk ngumpulin berkas, kira-kira nunggu 1,5jam buat dipanggil lagi. udah sampe ngajakin ngobrol mbak sebelahku yang baru sekali itu juga ngurusin STNK motor suaminya, mana sempet ketiduran karna saking capeknya mengingat perjuangan keras sejak pagi. tiba-tiba aku dipanggil... senangnyaaaa!!!! langsung aku bayar pajak dan ngambil STNK... Alhamdulillah, Allah memberikaku pertolongan... banget! pas mau keluar ternyata masih ada si mbak yang tadi duduk sebelahku, akhirnya kita berdua pulang bareng naik angkot yang sama. eh malah kenalan n ngobrol banyak hal, makasih ya Teh Rina!!! **hari ketiga akhirnya misi BERHASIL

hhhh... capek ya ceritanya, aku juga capek kalo inget-inget kejadian itu. kenapa sih mesti 3x???! sebodoh itukah diriku????! tapi ya aku mencoba untuk ngambil hikmahnya aja... makasih Ya Allah :)

Sabtu, 31 Januari 2009

Senangnya jadi orang sibuk =D

Pernahkah kamu bayangkan ketika kamu terbangun dari tidur di pagi hari, kamu harus mengingat-ingat kalau pagi ini kamu harus berangkat ke tempat bekerja...
Kemudian di siang harinya, kamu sudah ada janji dengan klien untuk membahas project bersama...
Sore hari membahas masalah keuangan dengan atasan...
Malam harinya janji untuk makan malam bersama sahabat...
Itu masih di hari yang sama.

Belum lagi agenda keesokan harinya untuk menghadiri acara pengajian di dekat rumah, mengikuti pelatihan dan kajian keilmuan...
Atau agenda rutin lainnya seperti mengajar di kampus...

Ada satu perasaan yang tak bisa saya ungkapkan disaat saya merasa hari-hari saya dipenuhi dengan agenda. Kadang apa yang saya lakukan adalah suatu hal yang bermanfaat, baik itu buat diri saya sendiri maupun untuk orang lain di sekitar saya.
Intinya menjadi orang sibuk itu menyenangkan loh...

postingan pertama heheuy...

Alhamdulillah..
akhirnya jadi juga bikin blog euy!
mudah2an blog ini bermanfaat buat saya dan buat yang baca yaaa....